Tampilkan postingan dengan label Kecerdasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kecerdasan. Tampilkan semua postingan

Cerdas dan Sehat dengan Bawang Putih


Ketika memasak makanan sehari hari, kita sering menggunakan bawang putih sebagai pelengkap bumbu bukan? Tahukan sobat, bahwa bawang putih ternyata tidak hanya berguna untuk menyedapkan masakan kita, tetapi juga mengandung banyak nutrisi yang penting bagi tubuh kita. Bawang putih merupakan salah satu sumber alami dari inulin prebiotik, dan mengandung berbagai macam vitamin seperti Vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B9, dan vitamin C. Selain itu bawang putih juga mengandung beta karotin, zat besi dan kalsium yang berguna untuk daya tahan tubuh.

Bawang putih lebih baik dikonsumsi ketika masih segar atau belum dimasak akan tetapi seringkali meninggalkan bau mulut yang kurang sedap. Meski membuat mulut dan keringat berbau, bawang putih diyakini mampu menurunkan kolesterol dalam darah dan menguatkan otot otot jantung. Salah satu studi yang dipublikasikan di “The Journal of The Royal College of Physicians” oleh Silagy CS dan Neil HAW tahun 1994 menyebutkan bahwa bawang putih merupakan agen untuk mengurangi lemak. Penulis menyatakan bahwa suplemen bawang merupakan bagian terpenting dalam penyembuhan kolesterol tinggi. Menurutnya, secara keseluruhan, penurunan terjadi sebesar 12 % dari total kolesterol. Penurunan ini terjadi setelah 4 minggu perawatan.

Setelah kita ketahui berbagai kandungan dalam bawang putih, jadi sebaiknya ingatkan ibu atau istri untuk selalu mencampurkan bawang putih ke dalam bumbu masakan kita

Sumber: nutrisi balita cerdas, forum sains.com
READ MORE - Cerdas dan Sehat dengan Bawang Putih

Kecerdasan Majemuk, Kecerdasan Seutuhnya

 

Sebagai orang tua masa kini, kita seringkali menekankan agar anak berprestasi secara akademik di sekolah. Kita ingin mereka menjadi juara dengan harapan ketika dewasa mereka bisa memasuki perguruan tinggi yang bergengsi. Kita sebagai masyarakat mempunyai kepercayaan bahwa sukses di sekolah adalah kunci untuk kesuksesan hidup di masa depan.

Pada kenyataannya, kita tidak bisa mengingkari bahwa sangat sedikit orang-orang yang sukses di dunia ini yang menjadi juara di masa sekolah. Bill Gates (pemilik Microsoft), Tiger Wood (pemain golf) adalah beberapa dari ribuan orang yang dianggap tidak berhasil di sekolah tetapi menjadi orang yang sangat berhasil di bidangnya.

Kalau IQ ataupun prestasi akademik tidak bisa dipakai untuk meramalkan sukses seorang anak di masa depan, lalu apa?

Kemudian, apa yang harus dilakukan orang tua supaya anak-anak mempunyai persiapan cukup untuk masa depannya?

Jawabannya adalah: Prestasi dalam Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence), dan BUKAN HANYA prestasi akademik.

Kemungkinan anak untuk meraih sukses menjadi sangat besar jika anak dilatih untuk meningkatkan kecerdasannya yang majemuk itu.

9 Jenis Kecerdasan

Dr. Howard Gardner, peneliti dari Harvard, pencetus teori Multiple Intelligence mengajukan 8 jenis kecerdasan yang meliputi (saya memasukkan kecerdasan Spiritual walaupun masih diperdebatkan kriterianya):
1.     Cerdas Bahasa  – cerdas dalam mengolah kata
2.     Cerdas Gambar – memiliki imajinasi tinggi
3.     Cerdas Musik    – cerdas musik, peka terhadap suara dan irama
4.     Cerdas Tubuh   – trampil dalam mengolah tubuh dan gerak
5.     Cerdas Matematika dan Logika – cerdas dalam sains dan berhitung
6.     Cerdas Sosial    – kemampuan tinggi dalam membaca pikiran dan perasaan orang lain
7.     Cerdas Diri       – menyadari kekuatan dan kelemahan diri
8.     Cerdas Alam     – peka terhadap alam sekitar
9.     Cerdas Spiritual – menyadari makna eksistensi diri dalam hubungannya dengan pencipta alam semesta

Membangun seluruh kecerdasan anak adalah ibarat membangun sebuah tenda yang mempunyai beberapa tongkat sebagai penyangganya. Semakin sama tinggi tongkat-tongkat penyangganya, semakin kokoh pulalah tenda itu berdiri.

Untuk menjadi sungguh-sungguh cerdas berarti memiliki skor yang tinggi pada seluruh kecerdasan majemuk tersebut. Walaupun sangat jarang seseorang memiliki kecerdasan yang tinggi di semua bidang, biasanya orang yang benar-benar sukses memiliki kombinasi 4 atau 5 kecerdasan yang menonjol.

Albert Einstein, terkenal jenius di bidang sains, ternyata juga sangat cerdas dalam bermain biola dan matematika. Demikian pula Leonardo Da Vinci yang memiliki kecerdasan yang luar biasa dalam bidang olah tubuh, seni, arsitektur, matematika dan fisika.

Penelitian menunjukkan bahwa faktor genetik saja tidak cukup bagi seseorang untuk mengembangkan kecerdasannya secara maksimal. Justru PERAN ORANG TUA dalam memberikan latihan-latihan dan lingkungan yang mendukung JAUH LEBIH PENTING dalam menentukan perkembangan kecerdasan seorang anak.

Jadi, untuk menjamin masa depan anak yang berhasil, kita tidak bisa menggantungkan pada sukses sekolah semata. Ayah & Ibu HARUS berusaha sebaik mungkin untuk menemukan dan mengembangkan sebanyak mungkin kecerdasan yang dimiliki oleh masing-masing anak.
READ MORE - Kecerdasan Majemuk, Kecerdasan Seutuhnya