Big Bang (Dentuman Besar) - Terjadinya Alam Semesta

Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar (bahasa Inggris: Big Bang) merupakan sebuah peristiwa yang menyebabkan pembentukan alam semesta, berdasarkan kajian kosmologi tentang bentuk awal dan perkembangan alam semesta (dikenal juga dengan Teori Dentuman Besar atau Model Dentuman Besar). Berdasarkan pemodelan dentuman besar ini, alam semesta, awalnya dalam keadaan sangat panas dan padat yang mengembang pesat, secara terus menerus hingga hari ini. Berdasarkan pengukuran terbaik tahun 2009, keadaan awal alam semesta bermula sekitar 13,7 miliar tahun lalu, yang kemudian selalu menjadi rujukan sebagai waktu terjadinya Big Bang tersebut. Teori ini telah memberikan penjelasan paling komprehensif dan akurat yang didukung oleh metode ilmiah beserta pengamatan.

Adalah Georges Lemaître, seorang biarawan Katolik Romawi Belgia, yang mengajukan teori dentuman besar mengenai asal usul alam semesta, walaupun ia menyebutnya sebagai "hipotesis atom purba". Kerangka model teori ini bergantung pada relativitas umum Albert Einstein dan beberapa asumsi-asumsi sederhana, seperti homogenitas dan isotropi ruang. Persamaan yang mendeksripsikan teori dentuman besar dirumuskan oleh Alexander Friedmann. Setelah Edwin Hubble pada tahun 1929 menemukan bahwa jarak bumi dengan galaksi yang sangat jauh umumnya berbanding lurus dengan geseran merahnya, sebagaimana yang disugesti oleh Lemaître pada tahun 1927, pengamatan ini dianggap mengindikasikan bahwa semua galaksi dan gugus bintang yang sangat jauh memiliki kecepatan tampak yang secara langsung menjauhi titik pandang kita: semakin jauh, semakin cepat kecepatan tampaknya.

Jika jarak antar gugus-gugus galaksi terus meningkat seperti yang terpantau sekarang, semuanya haruslah pernah berdekatan di masa lalu. Gagasan ini secara rinci mengarahkan pada suatu keadaan massa jenis dan suhu yang sebelumnya sangat ekstrim, dan berbagai pemercepat partikel raksasa telah dibangun untuk percobaan dan menguji kondisi tersebut, yang menjadikan teori tersebut dapat konfirmasi dengan signifikan, walaupun pemercepat-pemercepat ini memiliki kemampuan yang terbatas untuk menyelidiki fisika partikel. Tanpa adanya bukti apapun yang berhubungan dengan pengembangan awal yang cepat, teori ledakan dahsyat tidak dan tidak dapat memberikan beberapa penjelasan seperti kondisi awal, melainkan mendeskripsikan dan menjelaskan perubahan umum alam semesta sejak pengembangan awal tersebut. Kelimpahan unsur-unsur ringan yang terpantau di seluruh kosmos sesuai dengan prediksi kalkulasi pembentukan unsur-unsur ringan melalui proses nuklir di dalam kondisi alam semesta yang mengembang dan mendingin pada awal beberapa menit kemunculan alam semesta sebagaimana yang diuraikan secara terperinci dan logis oleh nukleosintesis ledakan dahsyat.

Fred Hoyle mencetuskan istilah Big Bang pada sebuah siaran radio tahun 1949. Dilaporkan secara luas bahwa, Hoyle yang mendukung model kosmologis alternatif "keadaan tetap" bermaksud menggunakan istilah ini secara peyoratif, namun Hoyle secara eksplisit membantah hal ini dan mengatakan bahwa istilah ini hanyalah digunakan untuk menekankan perbedaan antara dua model kosmologis ini. Hoyle kemudian memberikan sumbangsih yang besar dalam usaha para fisikawan untuk memahami nukleosintesis bintang yang merupakan lintasan pembentukan unsur-unsur berat dari unsur-unsur ringan secara reaksi nuklir. Setelah penemuan radiasi latar mikrogelombang kosmis pada tahun 1964, kebanyakan ilmuwan mulai menerima bahwa beberapa skenario teori dentuman besar haruslah pernah terjadi.

Sejarah dan Perkembangan Teori

Teori dentuman besar dikembangkan berdasarkan pengamatan pada stuktur alam semesta beserta pertimbangan teoritisnya. Pada tahun 1912, Vesto Slipher yang pertama mengukur Efek Doppler pada "nebula spiral" (nebula spiral merupakan istilah lama untuk galaksi spiral), dan kemudian diketahui bahwa hampir semua nebula-nebula itu menjauhi bumi. Ia tidak berpikir lebih jauh lagi mengenai implikasi fakta ini, dan sebenarnya pada saat itu, terdapat kontroversi apakah nebula-nebula ini adalah "pulau semesta" yang berada di luar galaksi Bima Sakti. Sepuluh tahun kemudian, Alexander Friedmann, seorang kosmologis dan matematikawan rusia, menurunkan persamaan Friedmann dari persamaan relativitas umum Albert Einstein. Persamaan ini menunjukkan bahwa alam semesta mungkin mengembang dan berlawanan dengan model alam semesta yang statis seperti yang diadvokasikan oleh Einstein pada saat itu. Pada tahun 1924, pengukuran Edwin Hubble akan jarak nebula spiral terdekat menunjukkan bahwa ia sebenarnya merupakan galaksi lain. Georges Lemaître kemudian secara independen menurunkan persamaan Friedmann pada tahun 1927 dan mengajukan bahwa resesi nebula yang disiratkan oleh persamaan tersebut diakibatkan oleh alam semesta yang mengembang.

Pada tahun 1931 Lemaître lebih jauh lagi mengajukan bahwa pengembangan alam semesta seiring dengan berjalannya waktu memerlukan syarat bahwa alam semesta mengerut seiring berbaliknya waktu sampai pada suatu titik di mana seluruh massa alam semesta berpusat pada satu titik, yaitu "atom purba" di mana waktu dan ruang bermula.

Mulai dari tahun 1924, Hubble mengembangkan sederet indikator jarak yang merupakan cikal bakal tangga jarak kosmis menggunakan teleskop Hooker 100-inci (2.500 mm) di Observatorium Mount Wilson. Hal ini memungkinkannya memperkirakan jarak antara galaksi-galaksi yang pergeseran merahnya telah diukur, kebanyakan oleh Slipher. Pada tahun 1929, Hubble menemukan korealsi antara jarak dan kecepatan resesi, yang sekarang dikenal sebagai hukum Hubble. Lemaître telah menunjukan bahwa ini yang diharapkan, mengingat prinsip kosmologi.

Semasa tahun 1930-an, gagasan-gagasan lain diajukan sebagai kosmologi non-standar untuk menjelaskan pengamatan Hubble, termasuk pula model Milne, alam semesta berayun (awalnya diajukan oleh Friedmann, namun diadvokasikan oleh Albert Einstein dan Richard Tolman) dan hipotesis cahaya lelah (tired light) Fritz Zwicky.

Setelah Perang Dunia II, terdapat dua model kosmologis yang memungkinkan. Satunya adalah model keadaan tetap Fred Hoyle, yang mengajukan bahwa materi-materi baru tercipta ketika alam semesta tampak mengembang. Dalam model ini, alam semesta hampirlah sama di titik waktu manapun. Model lainnya adalah teori dentuman besar Lemaître, yang diadvokasikan dan dikembangkan oleh George Gamow, yang kemudian memperkenalkan nukleosintesis dentuman besar (Big Bang Nucleosynthesis, BBN) dan yang kaitkan oleh Ralph Alpher dan Robert Herman, sebagai radiasi latar panjang gelombang kosmis (cosmic microwave background radiation, CMB). Ironisnya, justru Hoyle yang mencetuskan istilah big bang untuk merujuk pada teori Lemaître dalam suatu siaran radio BBC pada bulan Maret 1949. Untuk sementara, dukungan para ilmuwan terbagi kepada dua teori ini. Pada akhirnya, bukti-bukti pengamatan memfavoritkan teori dentuman besar. Penemuan dan konfirmasi radiasi latar belakang mikrogelombang kosmis pada tahun 1964 mengukuhkan dentuman besar sebagai teori yang terbaik dalam menjelaskan asal usul dan evolusi kosmos. Kebanyakan karya kosmologi zaman sekarang berkutat pada pemahaman bagaimana galaksi terbentuk dalam konteks dentuman besar, pemahaman mengenai keadaan alam semesta pada waktu-waktu terawalnya, dan merekonsiliasi pengamatan kosmis dengan teori dasar.

Berbagai kemajuan besar dalam kosmologi dentuman besar telah dibuat sejak akhir tahun 1990-an, utamanya disebabkan oleh kemajuan besar dalam teknologi teleskop dan analisa data yang berasal dari satelit-satelit seperti COBE, Teleskop luar angkasa Hubble dan WMAP.

Tinjauan
Garis waktu dentuman besar

Ekstrapolasi pengembangan alam semesta seiring mundurnya waktu menggunakan relativitas umum menghasilkan kondisi masa jenis dan suhu alam semesta yang tak terhingga pada suatu waktu di masa lalu. Singularitas ini mensinyalkan runtuhnya keberlakuan relativitas umum pada kondisi tersebut. Sedekat mana kita dapat berekstrapolasi menuju singularitas diperdebatkan, namun tidaklah lebih awal daripada masa Planck. Fase awal yang panas dan padat itu sendiri dirujuk sebagai "The Big Bang", dan dianggap sebagai "kelahiran" alam semesta kita. Didasarkan pada pengukuran pengembangan menggunakan Supernova Tipe Ia, pengukuran fluktuasi temperatur pada latar gelombang mikro kosmis, dan pengukuran fungsi korelasi galaksi, alam semesta memiliki usia 13,73 ± 0.12 miliar tahun. Kecocokan hasil ketiga pengukuran independen ini dengan kuat mendukung model ΛCDM yang mendeskripsikan secara mendetail kandungan alam semesta.

Fase terawal dentuman besar penuh dengan spekulasi. Model yang paling umumnya digunakan mengatakan bahwa alam semesta terisi secara homogen dan isotropis dengan rapatan energi yang sangat tinggi, tekanan dan temperatur yang sangat besar, dan dengan cepat mengembang dan mendingin. Kira-kira 10−37 detik setelah pengembangan, transisi fase menyebabkan inflasi kosmis, yang sewaktu itu alam semesta mengembang secara eksponensial. Setelah inflasi berhenti, alam semesta terdiri dari plasma kuark-gluon beserta partikel-partikel elementer lainnya. Temperatur pada saat itu sangat tinggi sehingganya kecepatan gerak partikel mencapai kecepatan relativitas, dan produksi pasangan segala jenis partikel terus menerus diciptakan dan dihancurkan. Sampai dengan suatu waktu, reaksi yang tak diketahui yang disebut bariogenesis melanggar kekekalan jumlah barion dan menyebabkan jumlah kuark dan lepton lebih banyak daripada antikuark dan antilepton sebesar satu per 30 juta. Ini menyebabkan dominasi materi melebihi antimateri pada alam semesta.

Ukuran alam semesta terus membesar dan temperatur alam semesta terus menurun, sehingga energi tiap-tiap partikel terus menurun. Transisi fase perusakan simetri membuat gaya-gaya dasar fisika dan parameter-parameter partikel elementer berada dalam kondisi yang sama seperti sekarang. Setelah kira-kira 10−11 detik, gambaran dentuman besar menjadi lebih jelas oleh karena energi partikel telah menurun mencapai energi yang bisa dicapai oleh eksperimen fisika partikel. Pada sekitar 10−6 detik, kuark dan gluon bergabung membentuk barion seperti proton dan neutron. Kuark yang sedikit lebih banyak daripada antikuark membuat barion sedikit lebih banyak daripada antibarion. Temperatur pada saat ini tidak lagi cukup tinggi untuk menghasilkan pasangan proton-antiproton, sehingga yang selanjutnya terjadi adalah pemusnahan massal, menyisakan hanya satu dari 1010 proton dan neutron terdahulu. Setelah pemusnahan ini, proton, neutron, dan elektron yang tersisa tidak lagi bergerak secara relativistik dan rapatan energi alam semesta didominasi oleh foton (dengan sebagian kecil berasal dari neutrino).

Beberapa menit semasa pengembangan, ketika temperatur sekitar satu miliar kelvin dan rapatan alam semesta sama dengan rapatan udara, neutron bergabung dengan proton dan membentuk inti atom deuterium dan helium dalam suatu proses yang dikenal sebagai nukleosintesis dentuman besar. Kebanyakan proton masih tidak terikat sebagai inti hidrogen. Seiring dengan mendinginnya alam semesta, rapatan energi massa rihat materi secara gravitasional mendominasi. Setelah 379.000 tahun, elektron dan inti atom bergabung menjadi atom (kebanyakan berupa hidrogen) dan radiasi materi mulai berhenti. Sisa-sisa radiasi ini yang terus bergerak melewati ruang semesta dikenal sebagai radiasi latar gelombang mikro kosmis.
Medan Ultra Dalam Hubble memperlihatkan galaksi-galaksi dari zaman dahulu ketika alam semesta masih muda, lebih padat, dan lebih hangat menurut teori dentuman besar.

Selama periode yang sangat panjang, daerah-daerah alam semesta yang sedikit lebih rapat mulai menarik materi-materi sekitarnya secara gravitasional, membentuk awan gas, bintang, galaksi, dan objek-objek astronomi lainnya yang terpantau sekarang. Detail proses ini bergantung pada banyaknya dan jenis materi alam semesta. Terdapat tiga jenis materi yang memungkinkan, yakni materi gelap dingin, materi gelap panas, dan materi barionik. Pengukuran terbaik yang didapatkan dari WMAP menunjukkan bahwa bentuk materi yang dominan dalam alam semesta ini adalah materi gelap dingin. Dua jenis materi lainnya hanya menduduki kurang dari 18% materi alam semesta.

Bukti-bukti independen yang berasal dari supernova tipe Ia dan radiasi latar belakang mikrogelombang kosmis menyiratkan bahwa alam semesta sekarang didominasi oleh sejenis bentuk energi misterius yang disebut sebagai energi gelap, yang tampaknya menembus semua ruang. Pengamatan ini mensugestikan bahwa 72% total rapatan energi alam semesta sekarang berbentuk energi gelap. Ketika alam semesta masih sangat muda, kemungkinan besar ia telah disusupi oleh energi gelap, namun dalam ruang yang sempit dan saling berdekatan. Pada saat itu, gravitasi mendominasi dan secara perlahan memperlambat pengembangan alam semesta. Namun, pada akhirnya, setelah beberapa miliar tahun pengembangan, energi gelap yang semakin berlimpah menyebabkan pengembangan alam semesta mulai secara perlahan semakin cepat.

Segala evolusi kosmis yang terjadi setelah periode inflasioner ini dapat secara ketat dideskripsikan dan dimodelkan oleh model ΛCDM model, yang menggunakan kerangka mekanika kuantum dan relativitas umum Einstein yang independen. Sebagaimana yang telah disebutkan, tiada model yang dapat menjelaskan kejadian sebelum 10−15 detik setelah kejadian dentuman besar. Teori kuantum gravitasi diperlukan untuk mengatasi batasan ini.

Asumsi asumsi dasar

Teori dentuman besar bergantung kepada dua asumsi utama: hukum fisika dan prinsip kosmologi. Prinsip kosmologi menyatakan bahwa pada skala yang luas alam semesta adalah homogen dan isotropik.
[sunting] Dentuman Besar dan Alam Semesta yang Mengembang

Pada tahun 1929 Astronom Amerika Serikat, Edwin Hubble melakukan pengamatan dan melihat Galaksi yang jauh dan bergerak selalu menjauhi kita dengan kecepatan yang tinggi. Ia juga melihat jarak antara Galaksi-galaksi bertambah setiap saat. Penemuan Hubble ini menunjukkan bahwa Alam Semesta kita tidaklah statis seperti yang dipercaya sejak lama, namun bergerak mengembang. Kemudian ini menimbulkan suatu perkiraan bahwa Alam Semesta bermula dari pengembangan di masa lampau yang dinamakan Dentuman Besar.

Pada saat itu dimana Alam Semesta memiliki ukuran nyaris nol, dan berada pada kerapatan dan panas tak terhingga; kemudian meledak dan mengembang dengan laju pengembangan yang kritis, yang tidak terlalu lambat untuk membuatnya segera mengerut, atau terlalu cepat sehingga membuatnya menjadi kurang lebih kosong. Dan sesudah itu, kurang lebih jutaan tahun berikutnya, Alam Semesta akan terus mengembang tanpa kejadian-kejadian lain apapun. Alam Semesta secara keseluruhan akan terus mengembang dan mendingin.

Alam Semesta berkembang, dengan laju 5%-10% per seribu juta tahun. Alam Semesta akan mengembang terus,namun dengan kelajuan yang semakin kecil,dan semakin kecil, meskipun tidak benar-benar mencapai nol. Walaupun andaikata Alam Semesta berkontraksi, ini tidak akan terjadi setidaknya untuk beberapa miliar tahun lagi.

Kesalahan Anggapan  Umum

Orang sering kali salah mengartikan dentuman besar sebagai suatu ledakan yang menghamburkan materi ke ruang hampa. Padahal dentuman besar bukanlah suatu ledakan, bukan penghamburan materi ke ruang kosong, melainkan suatu proses pengembangan alam semesta itu sendiri. Dentuman besar adalah proses pengembangan ruang-waktu. Bahkan istilah 'ledakan besar' sendiri merupakan istilah salah kaprah.

Sumber: wikipedia.org

108 komentar:

makeityourring diamond engagement rings mengatakan...

wah infonya sangat lengkap sekali. memang bigbang adalah teory yg mendekati kebenaran dalam penciptaan alam semesta.dan di Alqur'an juga di sebutkan penciptaan alam semesta yang mendekati teory tersebut. Nice info gan thanks

DamaraSofia mengatakan...

Terima kasih, Sahabat.. Setuju.. Kalau main dukung-dukungan, saya 100% mendukung teori ini dibanding teori (terbentuknya alam semesta) yang lain. Hehe..
Terima kasih atas kunjungannya.

faza mengatakan...

NICE…. ^_^v…..

.. :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) :) ..

DamaraSofia mengatakan...

Ty, Faza.. Ty for comment..

jac mengatakan...

nais inpo .. misi terakhir endeavour ke ISS yg membawa instrumen AMS(alpha magnetic spectrometer2) bertujuan utk mencari antimateri dan energi gelap . hal ini semakin mengukuhkan teori big bang mengenai terbentuknya alam semesta teramati.^_^

DamaraSofia mengatakan...

Ty Jac,
Terima kasih untuk tambahan info dan penegasannya.. Terima kasih juga telah mampir.. ^^

obat stroke mengatakan...

sangat mengerikan juga ya

obat asma alami mengatakan...

infonya mantap..

obat alami kolesterol mengatakan...

pernah denger soal big bang ini...bagus ne penjelasannya...

obat tradisional wasir mengatakan...

makasih ya uda berbagi ilmunya.....

obat alami kanker payudara mengatakan...

pembentukan alam semesta ya....
keren banget..

obat alami stroke mengatakan...

infonya sangat menarik sekali dan diberikan penjelasan yang sangat lengkap mengenai teori big bang ini....
makasih ya...

obat gagal ginjal mengatakan...

mantep banget ne artikelnya menjelaskan soal terbentuknya alam semesta...

obat tradisional hiv aids mengatakan...

ooo jadi begitu ya istilah big bang bukan suatu ledakan tapi proses pengembangan alam....
nice share..

obat penyakit kista mengatakan...

info yang langka ne...
makasih ya uda berbagi..

obat herbal sinusitis mengatakan...

postingannya sangat informatif sekali ne..
menambah wawasan saya mengenai alam semesta...
makasih..

obat tradisional ginjal mengatakan...

Dentuman besar adalah proses pengembangan ruang-waktu...kirain planet2 meledak terus bergabung menjadi satu planet lain lagi....
makasih ya uda berbagi soal ini....jadi ga salah kaprah lagi,,,,,

obat tradisional batu ginjal mengatakan...

teori yang menarik ne...

obat alami tbc mengatakan...

big bang kirain ledakan alam semesta....
hehehe..

obat kanker kelenjar getah bening mengatakan...

makasih ya buat infonya...

obat herbal jantung koroner mengatakan...

wah memang mantap banget postnya....
thx..

obat kanker prostat mengatakan...

nambah 1 lagi ilmu soal teorinya ne...
thx ya..

obat herbal batu empedu mengatakan...

teori yang menarik....

obat kanker darah mengatakan...

Orang sering kali salah mengartikan dentuman besar sebagai suatu ledakan yang menghamburkan materi ke ruang hampa..sesuai dengan namanya big bang...

obat kanker hati mengatakan...

infonya bagus banget d.....

obat kanker paru paru mengatakan...

pernah denger soal teori ini tapi baru kali ini tau detailnya....
makasih ya..

obat penyakit lupus mengatakan...

nice share....
makasih ya buat info ini...
mantap...

obat miom mengatakan...

nama teorinya keren big bang....
hehehehe,...

obat herbal miom mengatakan...

teori yang menarik untuk dibahas....

obat trigliserida tinggi mengatakan...

nice share...

obat herbal jantung bengkak mengatakan...

sip banget teorinya ne.....
mantap...

obat herbal jantung bocor mengatakan...

ijin buat nyimak dulu ya.....
makasih...

obat herbal flek paru paru mengatakan...

thx ya teori pembentukan semestanya patut di baca ne....
great post...

obat herbal sakit kepala mengatakan...

Terima kasih, Sahabat.. Setuju.. Kalau main dukung-dukungan, saya 100% mendukung teori ini dibanding teori (terbentuknya alam semesta) yang lain. Hehe

obat herbal kolesterol mengatakan...

sip banget teorinya ne.

obat herbal wasir mengatakan...

Orang sering kali salah mengartikan dentuman besar sebagai suatu ledakan yang menghamburkan materi ke ruang hampa..

obat herbal kanker mengatakan...

Terima kasih atas kunjungannya.

obat kanker payudara mengatakan...

makasih ya uda berbagi..

xamthone mengatakan...

teori yang menarik.....
makasih utk teorinya...

obat alami asam urat mengatakan...

uda pernah denger c tentang teori ini tapi baru kali ini dapat penjelasannya...
makasih ya...

obat alami diabetes mengatakan...

Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar (bahasa Inggris: Big Bang) merupakan sebuah peristiwa yang menyebabkan pembentukan alam semesta, berdasarkan kajian kosmologi tentang bentuk awal dan perkembangan alam semesta (dikenal juga dengan Teori Dentuman Besar atau Model Dentuman Besar)..mantap ne teorinya....

obat keputihan alami mengatakan...

dentuman besar adalah proses pengembangan alam semesta itu sendiri...pertama kali disangka ledakan besar....
hehehe..

obat alami darah tinggi mengatakan...

thx uda mengupas sedikit soal teori ini...
nice share..

obat herbal stroke mengatakan...

misi terakhir endeavour ke ISS yg membawa instrumen AMS(alpha magnetic spectrometer2) bertujuan utk mencari antimateri dan energi gelap . hal ini semakin mengukuhkan teori big bang mengenai terbentuknya alam semesta teramati.^_^

obat gagal ginjal mengatakan...

thx uda mengupas sedikit soal teori ini

obat herbal hiv aids mengatakan...

pertama kali disangka ledakan besar....
hehehe..

obat herbal kista mengatakan...

uda pernah denger c tentang teori ini tapi baru kali ini dapat penjelasannya

obat herbal sinusitis mengatakan...

thx ya teori pembentukan semestanya patut di baca ne....
great post.

obat herbal ginjal mengatakan...

nama teorinya keren big bang...

obat herbal batu ginjal mengatakan...

thx uda mengupas sedikit soal teori ini...

obat herbal tbc mengatakan...

Ledakan Dahsyat atau Dentuman Besar (bahasa Inggris: Big Bang) merupakan sebuah peristiwa yang menyebabkan pembentukan alam semesta, berdasarkan kajian kosmologi tentang bentuk awal dan perkembangan alam semesta (dikenal juga dengan Teori Dentuman Besar atau Model Dentuman Besar)

obat hepatitis b mengatakan...

Ty Jac,
Terima kasih untuk tambahan info dan penegasannya.. Terima kasih juga telah mampir.

obat herbal jantung koroner mengatakan...

Dentuman besar adalah proses pengembangan ruang-waktu...kirain planet2 meledak terus bergabung menjadi satu planet lain lagi....
makasih ya uda berbagi soal ini...

obat herbal sakit kepala mengatakan...

wahh,,panjang gan saya bingung bngt bacanya..

obat herbal kolesterol mengatakan...

bingung bro..

obat herbal wasir mengatakan...

cerita yg menarik..

obat herbal kanker mengatakan...

wahh,,,mantab bngt.

obat kanker payudara mengatakan...

panjang bngt,,,,

obat herbal stroke mengatakan...

Kelimpahan unsur-unsur ringan yang terpantau di seluruh kosmos sesuai dengan prediksi kalkulasi pembentukan unsur-unsur ringan melalui proses nuklir di dalam kondisi alam semesta yang mengembang dan mendingin pada awal beberapa menit kemunculan alam semesta sebagaimana yang diuraikan secara terperinci dan logis oleh nukleosintesis ledakan dahsyat.

obat gagal ginjal mengatakan...

dentuman tapi koq kaya gambar planet ya.

obat herbal hiv aids mengatakan...

panjang bngt bro artikel dari kamu.

obat herbal kista mengatakan...

beautiful dan nice bngt...

obat sinusitis alami mengatakan...

sangat beken nie artikel.

obat kanker prostat mengatakan...

wahh,,,mantab bngt.

obat kanker kelenjar getah bening mengatakan...

panjang bngt bro artikel dari kamu.

obat herbal batu empedu mengatakan...

nama teorinya keren big bang...

obat herbal leukimia mengatakan...

dentuman tapi koq kaya gambar planet ya.

obat kanker paru paru mengatakan...

cerita yg menarik..

obat kanker serviks mengatakan...

Terima kasih, Sahabat.. Setuju.. Kalau main dukung-dukungan, saya 100% mendukung teori ini dibanding teori (terbentuknya alam semesta) yang lain. Hehe

obat herbal radang paru paru mengatakan...

teori yang menarik untuk dibahas...

obat herbal gondok mengatakan...

wah infonya sangat lengkap sekali. memang bigbang adalah teory yg mendekati kebenaran dalam penciptaan alam semesta.dan di Alqur'an juga di sebutkan penciptaan alam semesta yang mendekati teory tersebut

obat penyakit lupus mengatakan...

Ty, Faza.. Ty for comment..

obat herbal miom mengatakan...

pernah denger soal teori ini tapi baru kali ini tau detailnya....
makasih ya.

xamthone mengatakan...

postingannya sangat informatif sekali ne..
menambah wawasan saya mengenai alam semesta...
makasih.

obat herbal asam urat mengatakan...

wah infonya sangat lengkap sekali. memang bigbang adalah teory yg mendekati kebenaran dalam penciptaan alam semesta.dan di Alqur'an juga di sebutkan penciptaan alam semesta yang mendekati teory tersebut

obat herbal diabetes mengatakan...

Orang sering kali salah mengartikan dentuman besar sebagai suatu ledakan yang menghamburkan materi ke ruang hampa..sesuai dengan namanya big bang...

obat herbal darah tinggi mengatakan...

Orang sering kali salah mengartikan dentuman besar sebagai suatu ledakan yang menghamburkan materi ke ruang hampa

obat herbal asma mengatakan...

Ty, Faza.. Ty for comment..

obat herbal ginjal mengatakan...

Teori dentuman besar dikembangkan berdasarkan pengamatan pada stuktur alam semesta beserta pertimbangan teoritisnya.

obat herbal batu ginjal mengatakan...

dentuman besar...

obat herbal tbc mengatakan...

dahsyatttttt.......ceritanya.

obat kanker kelenjar getah bening mengatakan...

wawww....sangat bermanfaat nie.

obat hepatitis b mengatakan...

tq bngt nie buat infonya.

obat herbal jantung koroner mengatakan...

benar2 harus disimak dgn baik nie gan..

obat kanker prostat mengatakan...

aku blm pernah dgr bom meletus...wah amit2 deh hehehe...

obat herbal batu empedu mengatakan...

Teori dentuman besar dikembangkan berdasarkan pengamatan pada stuktur alam semesta beserta pertimbangan teoritisnya.

obat herbal kanker darah mengatakan...

panjang bngt nie blognya..bingung bacanya hahaha,,

agen xamthone mengatakan...

penjelasan yg menarik bngt nie.

obat herbal penurun kolesterol mengatakan...

Georges Lemaître, seorang biarawan Katolik Romawi Belgia, yang mengajukan teori dentuman besar mengenai asal usul alam semesta, walaupun ia menyebutnya sebagai "hipotesis atom purba".

obat kanker hati mengatakan...

Teori dentuman besar dikembangkan berdasarkan pengamatan pada stuktur alam semesta beserta pertimbangan teoritisnya. Pada tahun 1912, Vesto Slipher yang pertama mengukur Efek Doppler pada "nebula spiral" (nebula spiral merupakan istilah lama untuk galaksi spiral), dan kemudian diketahui bahwa hampir semua nebula-nebula itu menjauhi bumi.

obat herbal leukimia mengatakan...

Alam Semesta bermula dari pengembangan di masa lampau yang dinamakan Dentuman Besar.

obat kanker paru paru mengatakan...

sungguh dahsyat bomnya.

xamthone mengatakan...

Teori ini telah memberikan penjelasan paling komprehensif dan akurat yang didukung oleh metode ilmiah beserta pengamatan.

obat herbal asam urat mengatakan...

dentuman terdahsyat..

obat herbal diabetes mengatakan...

mengerikan bngt.

obat herbal darah tinggi mengatakan...

postingan terdahsyat...

obat asma alami mengatakan...

bermanfaat bngt gan mantab.

haidar mengatakan...

wah tambah pengetahuan nih gan terima kasih sudah berbagi, mengerikan juga ya kalau terjadi alam semesta baru, berarti kemungkinan akan terjadi lagi, Subhanallah hanya Allah yang maha kuasa

perangsang wanita mengatakan...

mantep dah info nya

Grosir sprei Murah mengatakan...

infonya mantap..

bisnis online gratis mengatakan...

thanks gan infonya

bisnis online gratis mengatakan...

keren gan ..
makasih infonya ya gan..

kunjungi info bisnisku mengatakan...

terima kasih buat infonya

sprei mengatakan...

oh begitu. ya peneltian tentang terciptanya alam semesta hanya tuhan yang tahu

Tips Kesehatan mengatakan...

thansk infonya gan

obat herbal kanker darah mengatakan...

kunjungan siang setelah saya membaca dan menyimak artikelnya sangat bermanfaat untuk saya dan menambah wawasan saya makasih semoga blog nya sukses selau

Bwin368 Agen Judi Terpercaya mengatakan...

============================

Keep sharing gan, kunjungi balik yaa..

Bwin368 Agen Judi Terpercaya
Bwin368 Agen Judi Online

Bwin368 Agen Bola Terpercaya
Bwin368 Agen Judi Terbesar

Dewa Bola Online
Dewa Bola

============================

Busermedia mengatakan...

teori yang menarik.....
makasih utk teorinya. buat tambah pengetahuan

Poskan Komentar