Feromon, Hormon Cinta?


Feromon adalah sejenis zat kimia yang berfungsi untuk merangsang dan memiliki daya pikat seks pada hewan jantan maupun betina.
Zat ini berasal dari kelenjar endokrin dan digunakan oleh makhluk hidup untuk mengenali sesama jenis, individu lain, kelompok, dan untuk membantu proses reproduksi. Berbeda dengan hormon, feromon menyebar ke luar tubuh dan hanya dapat memengaruhi dan dikenali oleh individu lain yang sejenis (satu spesies).
Feromon, berasal dari bahasa Yunani ‘phero’ yang artinya ‘pembawa’ dan ‘mone’ ‘sensasi’.

Penemuan Feromon
Feromon pertama ditemukan di Jerman, oleh Adolph Butenandt, ilmuwan yang juga menemukan hormon seks pada manusia yaitu estrogen, progesteron dan testosteron. Ketika pertama kali ditemukan pada serangga, feromon banyak dikaitkan dengan fungsi reproduksi serangga. Para Ilmuwan mula-mula melihat feromon adalah sebagai padanannya ‘parfum’ di dunia manusia.
Penemu zat feromon pertama kalinya pada hewan (serangga) adalah Jean-Henri Fabre ketika pada satu musim semi tahun 1870 an pengamatannya pada ngengat ‘Great peacock’ betina keluar dari kepompongnya dan diletakkan di kandang kawat di meja studinya untuk beberapa lama menemukan bahwa pada pada malam harinya lusinan ngengat jantan berkumpul merubung kandang kawat di meja studinya. “Mereka datang dari segala penjuru, tanpa aku tahu bagaimana mereka menemukan betina di mejaku...” tulis Fabre.
Fabre menghabiskan tahun-tahun berikutnya mempelajari bagaimana ngengat-ngengat jantan ‘menemukan’ betina-betinanya. Fabre sampai pada kesimpulan kalau ngengat betina menghasilkan ‘zat kimia’ tertentu yang baunya menarik ngengat-ngengat jantan.
Dengan kesimpulan Fabre ini, mulailah seluruh lapangan penelitian baru tentang feromon.

Feromon Pada Hewan
Feromon Pada Kupu-kupu
Ketika kupu-kupu jantan atau betina mengepakkan sayapnya, saat itulah feromon tersebar diudara dan mengundang lawan jenisnya untuk mendekat secara seksual. Feromon seks memiliki sifat yang spesifik untuk aktivitas biologis dimana jantan atau betina dari spesies yang lain tidak akan merespons terhadap feromon yang dikeluarkan betina atau jantan dari spesies yang berbeda

Feromon Pada Rayap
Untuk dapat mendeteksi jalur yang dijelajahinya, individu rayap yang berada di depan mengeluarkan feromon penanda jejak (trail following pheromone) yang keluar dari kelenjar sternum (sternal gland di bagian bawah, belakang abdomen), yang dapat dideteksi oleh rayap yang berada di belakangnya. Sifat kimiawi feromon ini sangat erat hubungannya dengan bau makanannya sehingga rayap mampu mendeteksi obyek makanannya.

Feromon Dasar Rayap: Pengatur Perkembangan
Di samping feromon penanda jejak, para pakar etologi (perilaku) rayap juga menganggap bahwa pengaturan koloni berada di bawah kendali feromon dasar (primer pheromones). Misalnya, terhambatnya pertumbuhan/ pembentukan neoten disebabkan oleh adanya semacam feromon dasar yang dikeluarkan oleh ratu, yang berfungsi menghambat diferensiasi kelamin.
Segera setelah ratu mati, feromon ini hilang sehingga terbentuk neoten-neoten pengganti ratu. Tetapi kemudian neoten yang telah terbentuk kembali mengeluarkan feromon yang sama sehingga pembentukan neoten yang lebih banyak dapat dihambat.
Feromon dasar juga berperan dalam diferensiasi pembentukan kasta pekerja dan kasta prajurit, yang dikeluarkan oleh kasta reproduktif.
Dilihat dari biologinya, koloni rayap sendiri oleh beberapa pakar dianggap sebagai supra-organisma, yaitu koloni itu sendiri dianggap sebagai makhluk hidup, sedangkan individu-individu rayap dalam koloni hanya merupakan bagian-bagian dari anggota badan supra-organisma itu.
Perbandingan banyaknya neoten, prajurit dan pekerja dalan satu koloni biasanya tidak tetap. Koloni yang sedang bertumbuh subur memiliki pekerja yang sangat banyak dengan jumlah prajurit yang tidak banyak (kurang lebih 2 - 4 persen). Koloni yang mengalami banyak gangguan, misalnya karena terdapat banyak semut di sekitarnya akan membentuk lebih banyak prajurit (7 - 10 persen), karena diperlukan untuk mempertahankan sarang.

Feromon Pada Ngengat
Komunikasi melalui feromon sangat meluas dalam keluarga serangga. Feromon bertindak sebagai alat pemikat seksual antara betina dan jantan. Jenis feromon yang sering dianalisis adalah yang digunakan ngengat sebagai zat untuk melakukan perkawinan. Ngengat gipsi betina dapat memengaruhi ngengat jantan beberapa kilometer jauhnya dengan memproduksi feromon yang disebut "disparlur". Karena ngengat jantan mampu mengindra beberapa ratus molekul dari betina yang mengeluarkan isyarat dalam hanya satu mililiter udara, disparlur tersebut efektif saat disebarkan di wilayah yang sangat besar sekalipun.

Feromon Pada Semut dan Lebah Madu
Feromon memainkan peran penting dalam komunikasi serangga. Semut menggunakan feromon sebagai penjejak untuk menunjukkan jalan menuju sumber makanan.
Bila lebah madu menyengat, ia tak hanya meninggalkan sengat pada kulit korbannya, tetapi juga meninggalkan zat kimia yang memanggil lebah madu lain untuk menyerang.
Demikian pula, semut pekerja dari berbagai spesies mensekresi feromon sebagai zat tanda bahaya, yang digunakan ketika terancam musuh; feromon disebar di udara dan mengumpulkan pekerja lain. Bila semut-semut ini bertemu musuh, mereka juga memproduksi feromon sehingga isyaratnya bertambah atau berkurang, bergantung pada sifat bahayanya.

Kecoak dan CIA
Kecoak betina menarik lawan jenisnya dengan cara mengeluarkan periplanon-B. Konon senyawa ini dimanfaatkan CIA untuk menangkap seorang mata-mata. Caranya orang yang dicurigai dikenai periplanon-B dan ditangkap kalau beraksi dengan detektor kecoak jantan. Kecoak jantan dengan sangat tepat akan menemukan orang yang di bajunya dikenai periplanon-B, walau si mata-mata mungkin tidak membaui senyawa ini.

Hamster, Gajah dan Ngengat
Dari penelitian pada hewan-hewan lain, cara kerja yang sama juga ditemukan. Hamster betina, misalnya. Menurut penelitian, hewan ini menggunakan dimetil disulfida untuk menarik hamster jantan mendekat. Tapi yang ternyata mengejutkan adalah gajah dan ngengat mempunyai feromon seks yang sama, yakni Z-7-dodesen-1-il-asetat.Namun walaupun sama, gajah dan ngengat tidak akan saling tertarik karena Z-7-dodesen-1-il-asetat yang dihasilkan ngengat terlalu sedikit untuk di'rasa'kan gajah, begitu juga sebaliknya.

Feromon Pada Manusia
Feromon pada manusia merupakan sinyal kimia yang berada di udara yang tidak bisa dideteksi melalui bau-bauan tapi hanya bisa dirasakan oleh VMO di dalam hidung/indra pencium. Sinyal ini dihasilkan oleh jaringan kulit khusus yang terkonsentrasi di dalam lengan. Sinyal feromon ini diterima oleh VMO dan dijangkau oleh bagian otak bernama hipotalamus. Di sinilah terjadi perubahan hormon yang menghasilkan respons perilaku dan fisiologis.

Feromon Pada Siklus Haid
Pada tahun 1998 McClintock bersama rekannya Kathleen Stern mempublikasikan kembali hasil penelitiannya di jurnal Nature. Kali ini mereka menyatakan ada dua jenis feromon yang secara spesifik berpengaruh pada kesamaan siklus haid.
Siklus menstruasi terdiri atas tiga fase, yakni menses, pra-ovulasi dan luteal alias pasca ovulasi. Salah satu dari feromon dihasilkan oleh perempuan pada fase pra-ovulasi dari siklusnya dan mempercepat ovulasi di fase berikut.
Feromon lain dipancarkan pada saat ovulasi berlangsung. Sinyal ini memiliki efek memperlambat siklus. Hasil akhirnya adalah berupa siklus sejumlah perempuan yang tinggal saling berdekatan.

Jatuh Cinta: Dari Hidung turun ke hati
Fenomena feromon sebagai bentuk komunikasi ini lama-lama mulai dicoba diterapkan dalam kehidupan manusia sehari-hari. Terutama sejak ditemukan bahwa feromon juga dihasilkan kelenjar dalam tubuh manusia. Dan yang penting, bisa memengaruhi hormon-hormon dalam tubuh (terutama otak) manusia lainnya. Contoh paling mudah adalah "bau badan".
Lepas dari jenis bau badan menyengat hingga bikin orang lain menjauh, setiap manusia punya bau yang khas dan menjadi ciri dirinya. Oleh para ahli dianalogikan bahwa bau badan itu seperti sidik jari. Jadi, kita masing-masing punya bau yang unik dan sangat berbeda dengan manusia lainnya. Dengan demikian feromon yang dihasilkan manusia, di masa depan bisa jadi salah satu identitas diri.
Feromon pada manusia ternyata juga berfungsi sebagai daya tarik seksual. Para ahli kimia dari Huddinge University Hospital di Swedia malah mengklaim bahwa feromon juga punya andil dalam menghasilkan perasaan suka, naksir, cinta, bahkan gairah seksual seorang manusia pada manusia lainnya.
Ini mereka buktikan saat melakukan penelitian terhadap reaksi otak 12 pasang pria-wanita sehabis mencium bau senyawa sintetik mirip feromon. Bebauan tersebut langsung bereaksi terhadap hormon estrogen (pada wanita) dan hormon testoteron (pria).
Jadi, ketertarikan manusia pada manusia lain, baik itu berupa hubungan cinta, gairah seksual, maupun dalam memilih teman, juga didasari pada bau feromon yang dihasilkan manusia.

Unsur Kimia Tubuh Lain Ikut Berperan
Seperti yang tertulis di majalah National Geographic Indonesia, edisi Februari 2006, hasil penelitian Helen Fisher dan kawan-kawan, ketika seseorang memandang kekasih hatinya, dopamin akan merangsang bagian ventral tegmental dan caudate nucleus di otak menyala. Dalam dosis yang tepat, dopamin menciptakan kekuatan, kegembiraan, perhatian yang terpusat, serta dorongan yang kuat untuk memberikan imbalan. Itulah sebabnya jatuh cinta dapat membuat makan tak enak, tidur tak nyenyak.
Peneliti-peneliti lain menunjukkan bahwa gangguan kimiawi tubuh memang terbukti ketika seseorang jatuh cinta. Misalnya didapatkan bahwa kadar serotonin orang yang terobsesi dan kekasihnya 40 persen lebih rendah dari kadar serotonin orang normal.
Kakek-nenek dapat hidup rukun sampai mereka berusia lanjut juga karena senyawa kimia. Namanya oksitosin. Menurut penelitian, kesetiaan pada pasangan berhubungan dengan kadar oksitosin yang tinggi. Kadar oksitosin ini dapat ditingkatkan dengan cara masing-masing dari pasangan yang berusaha saling menyayangi, walau kadang pasangannya menjengkelkan. Itu barangkali inti nasihat orang tua, ”cinta tumbuh karena biasa”.

Perkembangan Sains Feromon
Seiring dengan berkembangnya sains tentang feromon, dapatlah dimengerti ternyata serangga menghasilkan bermacam-macam zat kimia yang memengaruhi perilaku serangga sejenis lainnya.
Semut misalnya, menghasilkan feromon untuk menarik teman-temannya bergotong-royong mengangkut makanan dari tempat yang jauh ke sarang mereka. Itu sebabnya kita sering melihat semut berjalan beriring-iring.
Beberapa spesies lalat, ngengat dan kumbang juga menghasilkan zat kimia tertentu yang dioleskan ke sarang tempat meletakkan telur-telurnya. Zat-zat kimia ini akan mencegah serangga lain untuk menaruh telur di tempat yang sama, jadi mengurangi kompetisi serangga-serangga baru yang nantinya menetas dari telur tadi.
Sampai sekarang, para ilmuwan sudah mengenali lebih dari 1600 feromon yang dipakai oleh berbagai serangga, termasuk serangga-serangga hama. Karena telah teridentifikasi, feromon ini bisa dibuat dalam jumlah besar secara sintetis.Feromon sintetis ini banyak dipakai untuk dijadikan perangkap serangga.

116 komentar:

hgh energizer mengatakan...

Pengetahuan yang menarik, sudah ada penelitian belum ya...bagaimana mengendalikan feromon dengan sengaja....atau malah secara traditional feromon ini yang digunakan sebagai dasar pembuatan ilmu santet dan ilmu pelet.....heheh...

DamaraSofia mengatakan...

Hehe.. Kalo feromon bisa dikendalikan produksi dan penggunaannya, bahaya tuh..
Btw, terima kasih dah bersedia mampir dan meninggalkan komentar.

Rattan Furniture mengatakan...

Nama saya Alim..., Mba..
Lucu juga ya... Ternyata cinta itu bukan cuma dari mata ke hati.., tapi dari hidung ke hati... kalo dari telinga ke hati ada gak Mba? Punten ya mba... enakan baca2 di blog ini..

DamaraSofia mengatakan...

Mangga Alim,
Terima kasih dah mampir dan meninggalkan komen. Dari telinga turun ke hati? Ada kayaknya! Hehehe.. Diantara teman2 ada yang bilang banyak orang memiliki bakat "lambe kobis" (bibir kol) yang berarti setiap apa yang keluar dari mulutnya mudah bikin orang lain terpikat.. mungkin Alim termasuk salah satunya?? ^^

lia mengatakan...

Ini dia tulisan yang lagi aku cari...
makasih ya infonya :)

chute mengatakan...

Mantaaaappp...
Tulisan yg sngat menarik,...Bermanfaat sekali nich,...
Makasih bnyak infonya....

cubbi mengatakan...

artikel yg bagus. . .
mksh buat infonya. . .,bermanfaat skali. . .
Aku jd tau nich tentang ini. . .

Lowongan Kerja mengatakan...

mantap kali nih artikelnya...

Lowongan Kerja mengatakan...

wow...keren artikelnya....

pengobatan tradisional stroke mengatakan...

waw... kaya nya kren ya

obat keputihan tradisional mengatakan...

waduh ada juga ya hormon cinta ?

obat tradisional kelenjar getah bening mengatakan...

sangat menarik.... kren abiz deh

cara menjadi agen xamthone plus mengatakan...

mksih untuk info nya gan... nice deh

Alya Hanie mengatakan...

thx bgd
info'a bgd lohhh
cz jd bsa lbh tw tnyata bgtu yahh binatang bsa falling in love
lcu sx,,,,,

obat kanker usus mengatakan...

walah walah emang ada hormon cinta wkwkwkw

obat kelenjar getah bening mengatakan...

wow,,,, mksihya infonya

obat liver empedu mengatakan...

saya suka dengan post nya nii

Senantiasa berproses mengatakan...

Seru... jadi tambah ilmu dari blog ini...
ga disangka ternyata ada hormon yang kaya gitu ya...

agen xamthone mengatakan...

ada2 saja hormon cinta y!!

citra harmoni mengatakan...

tambah pengetahuan gan...

jasa web desain mengatakan...

keren artikelnya gan..

obat herbal batu empedu mengatakan...

wow feromon...
hormon yang bisa memikat lawan jenis...
mantap..

obat kanker darah mengatakan...

keren banget infonya ne...

obat kanker hati mengatakan...

great article,.....

obat kanker paru paru mengatakan...

bisa ga ya feromon dimanipulasi dngan minyak wangi???
menarik ne artikelnya..

obat penyakit lupus mengatakan...

it's an informative article...
thx...

obat herbal miom mengatakan...

wah info yang baru ne buat saya....
thx..

obat trigliserida tinggi mengatakan...

kalau feromon itu sendiri bisa ga ya dimanipulasi dengan lainnya??

obat herbal jantung bengkak mengatakan...

kecoak juga ada feromonnya ya....keren..

obat herbal jantung bocor mengatakan...

dari hidung turun ke hati....mantep ne, jadi bau alami merupakan suatu feromon juga ya,,,,,

obat herbal flek paru paru mengatakan...

banyak bahasa kimia ya, jadi kurang mengerti tapi intinya dari artikel dapet c....
makasih ya..

xamthone mengatakan...

Pengetahuan yang menarik...bisa ga ya feromon ini dibuat???

obat alami asam urat mengatakan...

mantep ne informasinya..

obat alami diabetes mengatakan...

artikelnya menarik banget ne...

obat keputihan alami mengatakan...

tambah2 ilmu jadinya ne sahabat...
makasih...

obat alami darah tinggi mengatakan...

kecoak ternyata hewan yang hebat juga ya.....tapi tetep aja jijik kalau lihat kecoak..
hehehhee..

obat asma alami mengatakan...

mantap artikelnya ne...

obat alami kolesterol mengatakan...

ternyata kecoak juga ada feromonnya ya...
hehehehhe....

obat tradisional wasir mengatakan...

blogwalking dulu ne...

obat alami kanker payudara mengatakan...

kalau feromon pada manusia mungkin bau badannya yang khas ya???tapi bukan bb kan ya..
hehehhe...

obat alami stroke mengatakan...

dari hidung turun ke hati ya....
hehehhee...biasanya dari mata turun ke hati ya....
i like ur post..

obat gagal ginjal mengatakan...

like this post....

obat tradisional hiv aids mengatakan...

blogwalking dulu ne kawan..

obat penyakit kista mengatakan...

love hormon.....keren ne artikelnya,.,,

obat herbal sinusitis mengatakan...

feromon ini kalau tidak dimiliki oleh salah satu makhluk hidup apakah bisa dimanipulasi atau dibuat???
nice share..

obat tradisional ginjal mengatakan...

postingannya keren ne, dari hidung turun ke hati ya....
hehehehhe....mantap..

obat herbal kanker prostat mengatakan...

tambah pengetahuan gan...

obat herbal kanker kelenjar getah bening mengatakan...

postingannya keren ne

obat batu empedu mengatakan...

love hormon.....keren ne artikelnya,.,,

obat leukimia mengatakan...

hehehehhe.

obat herbal kanker paru paru mengatakan...

blogwalking dulu ne

obat tradisional batu ginjal mengatakan...

feromon bisa lewat udara juga ya....
mantap..

obat alami tbc mengatakan...

tambah ilmu lagi...

obat kanker kelenjar getah bening mengatakan...

hormon cinta ya gan, bisa ga ya hormon cinta ini di buat???hehhehee...

obat herbal jantung koroner mengatakan...

dari hidung turun ke hati ya kawan...
mantep juga ne...

obat kanker prostat mengatakan...

ternyata kecoak juga bisa jadi agen ya...
hehehhehe...

obat kanker serviks mengatakan...

walah walah emang ada hormon cinta wkwkwk

obat herbal radang paru paru mengatakan...

waduh ada juga ya hormon cinta

obat herbal gondok mengatakan...

artikel yg bagus.

obat penyakit lupus mengatakan...

Mantaaaappp...
Tulisan yg sngat menarik,...Bermanfaat sekali nich,...

obat herbal miom mengatakan...

i like ur post

xamthone mengatakan...

mantep ne informasinya.

obat herbal asam urat mengatakan...

feromon bisa lewat udara juga ya

obat herbal diabetes mengatakan...

tambah2 ilmu jadinya ne sahabat...

obat herbal darah tinggi mengatakan...

mantap kali nih artikelnya.

obat herbal asma mengatakan...

postingannya keren

obat herbal jantung koroner mengatakan...

salam kenal ya gan..

obat kanker prostat mengatakan...

bgs nie infonya..

obat herbal batu empedu mengatakan...

lucu juga dari hidung masa turun kehati...

obat herbal kanker darah mengatakan...

panjang juga ya artikelnya.

agen xamthone mengatakan...

menarik bngt ya..

obat herbal penurun kolesterol mengatakan...

bgs juga ya infonya,,itu cara perkembang biakkan manusia dan hewan ya??

obat kanker hati mengatakan...

arikel yg menambah wawasan.

obat herbal leukimia mengatakan...

Feromon adalah sejenis zat kimia yang berfungsi untuk merangsang dan memiliki daya pikat seks pada hewan jantan maupun betina.baru tau nie.

obat kanker paru paru mengatakan...

jadi paham nie..

obat herbal sakit kepala mengatakan...

mantep ne informasinya.

obat herbal kolesterol mengatakan...

arikel yg menambah wawasan.

obat herbal wasir mengatakan...

lucu juga dari hidung masa turun kehati...

obat herbal kanker mengatakan...

Mantaaaappp...
Tulisan yg sngat menarik,...Bermanfaat sekali nich,...

obat kanker payudara mengatakan...

panjang juga ya artikelnya.

obat herbal stroke mengatakan...

dari hidung turun ke hati....mantep ne, jadi bau alami merupakan suatu feromon juga ya,,

obat gagal ginjal mengatakan...

kalau feromon itu sendiri bisa ga ya dimanipulasi dengan lainnya?

obat herbal hiv aids mengatakan...

Pengetahuan yang menarik, sudah ada penelitian belum ya...bagaimana mengendalikan feromon dengan sengaja....atau malah secara traditional feromon ini yang digunakan sebagai dasar pembuatan ilmu santet dan ilmu pelet...

obat herbal kista mengatakan...

artikel yg bagus. . .
mksh buat infonya. . .,bermanfaat skali. . .
Aku jd tau nich tentang ini

obat herbal sinusitis mengatakan...

bisa ga ya feromon dimanipulasi dngan minyak wangi???
menarik ne artikelnya

obat herbal ginjal mengatakan...

it's an informative article.

obat herbal batu ginjal mengatakan...

.Bermanfaat sekali nich,...

obat herbal tbc mengatakan...

Mantaaaappp...
Tulisan yg sngat menarik,.

obat hepatitis b mengatakan...

wow feromon...
hormon yang bisa memikat lawan jenis...
mantap.

obat herbal jantung koroner mengatakan...

thx bgd
info'a bgd lohhh
cz jd bsa lbh tw tnyata bgtu yahh binatang bsa falling in love
lcu sx,,

xamthone mengatakan...

feromon pertama ditemukan dijerman??

obat herbal asam urat mengatakan...

jatuh cinta dapat membuat makan tak enak, tidur tak nyenyak...bnr bngt nie hehehe..

obat herbal diabetes mengatakan...

keren bngt ya arti feromon itu..

obat herbal darah tinggi mengatakan...

Feromon, berasal dari bahasa Yunani ‘phero’ yang artinya ‘pembawa’ dan ‘mone’ ‘sensasi’ohh...ini artinya..^.^...

obat asma alami mengatakan...

wawww....menarik bngt nie.

agen 338a mengatakan...

kecoak ternyata hewan yang hebat juga ya.....tapi tetep aja jijik kalau lihat kecoak..
hehehhee..

agen bola mengatakan...

bisa ga ya feromon dimanipulasi dngan minyak wangi???
menarik ne artikelnya

agen sbobet mengatakan...

dari hidung turun ke hati....mantep ne, jadi bau alami merupakan suatu feromon juga ya,,

obat herbal sakit kepala mengatakan...

Ketika kupu-kupu jantan atau betina mengepakkan sayapnya, saat itulah feromon tersebar diudara dan mengundang lawan jenisnya untuk mendekat secara seksual.

obat herbal kolesterol mengatakan...

Feromon pada manusia ternyata juga berfungsi sebagai daya tarik seksual. Para ahli kimia dari Huddinge University Hospital di Swedia malah mengklaim bahwa feromon juga punya andil dalam menghasilkan perasaan suka, naksir, cinta, bahkan gairah seksual seorang manusia pada manusia lainnya.

obat herbal wasir mengatakan...

Fenomena feromon sebagai bentuk komunikasi

obat herbal kanker mengatakan...

lengkap nie ceritanya..

obat kanker payudara mengatakan...

nambah wawasan..

obat herbal stroke mengatakan...

Fabre menghabiskan tahun-tahun berikutnya mempelajari bagaimana ngengat-ngengat jantan ‘menemukan’ betina-betinanya. Fabre sampai pada kesimpulan kalau ngengat betina menghasilkan ‘zat kimia’ tertentu yang baunya menarik ngengat-ngengat jantan.

obat gagal ginjal mengatakan...

hasil penelitian Helen Fisher dan kawan-kawan, ketika seseorang memandang kekasih hatinya, dopamin akan merangsang bagian ventral tegmental dan caudate nucleus di otak menyala.

obat herbal hiv aids mengatakan...

saya masih bingung nie arti feromon..

obat herbal kista mengatakan...

bingung bngt..

obat sinusitis alami mengatakan...

Lepas dari jenis bau badan menyengat hingga bikin orang lain menjauh, setiap manusia punya bau yang khas dan menjadi ciri dirinya.

obat herbal ginjal mengatakan...

good post..

obat herbal batu ginjal mengatakan...

cukup bgs artikelnya gan..

obat herbal tbc mengatakan...

sangat lreatif bisa membuat artikel ini.

obat kanker kelenjar getah bening mengatakan...

wawww...keren.

obat hepatitis b mengatakan...

tq bngt gan..info menarik.

toko bunga purwokerto mengatakan...

kalau begitu bisa dijadikan obat penguat/ perangsang????? Berbahaya juga ya....

bisnis online gratis mengatakan...

thanks gan infonya

bisnis online gratis mengatakan...

keren gan ..
makasih infonya ya gan..

Poskan Komentar